Agar Rumah Tidak Lembab

      Banyak pemilik rumah yang tidak cukup beruntung. Mengapa? Karena letak rumahnya yang harus berdesakan dengan rumah lain di sekitarnya. Selain mengurangi sirkulasi udara, hal ini juga memicu naiknya tingkat kelembaban udara dalam rumah. Kelembaban yang tinggi akan timbulkan jamur, dan jamur biasanya bersifat merusak dan mengganggu estetika.
agar-rumah-tidak-lembabSupaya udara dalam rumah tidak terlalu lembab, kita bisa menyiasati dengan trik berikut. Di setiap ruangan, usahakan terdapat lubang pertukaran udara yang bisa dibuka seperti jendela atau ventilasi. Dengan demikian sinar matahari secara alami bisa masuk juga. Selain itu, akan lebih baik lagi jika di tengah rumah ada sebuah taman kering, yang tujuannya juga memperbanyak sirkulasi udara dan masuknya sinar matahari. Dalam memilih perabot sebaiknya Anda menggunakan jenis yang ringan dan berwarna cerah. Ini akan memudahkan Anda untuk memindahkan, terutama jika hendak dibersihkan atau dijemur secara berkala untuk hindari tumbuhnya jamur di permukaan dinding dan perabot. Mudah bukan?

10 Cara Sejukkan Hunian Tanpa AC




      Banyak orang menganggap tidak mungkin untuk membuat hunian lebih sejuk tanpa adanya pendingin ruangan atau air conditioner (AC). Padahal dengan hanya menerapkan prinsip-prinsip dasar lingkungan, hunian kita akan lebih sejuk dengan alami, tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.
Apa saja yang bisa kita terapkan untuk menyejukkan hunian tanpa AC? Berikut penjelasannya.

1. Udara panas keluar, udara dingin masuk
Hal paling mendasar yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesejukan udara hunian tanpa AC ialah menjaganya agar tidak terlalu banyak sinar mentari yang masuk dan membuat udara sejuk masuk saat malam hari. Selama siang hari, tutup atau buka sedikit saja jendela, tirai, atau apa saja yang bisa digunakan untuk menghalau sinar matahari masuk, terutama sisi timur dan barat rumah Anda. Jika Anda memiliki teras, Anda bisa memasang sebuah tirai atau penahan sinar agar terik matahari tidak masuk langsung ke hunian.

2. Jendela
Gunakan warna cerah atau putih di jendela atau aksesorisnya sehingga sinar matahari terpantul keluar hunian. Anda bisa juga menggunakan lapisan pemantul ke jendela untuk mengurangi sinar matahari yang masuk. Di malam hari, biarkan saja hunian Anda terhubung dengan udara luar jika memungkinkan tanpa harus mempertaruhkan risiko keamanan, karena menutup jendela sebagai jalan keluar ke udara bebas akan membatasi sirkulasi udara dan menyimpan panas dalam hunian.

3. Gunakan kipas angin
Udara yang bergerak suhunya lebih rendah dari udara yang diam. Di malam hari tempatkan kipas angin di jendela untuk membawa masuk udara sejuk. Kipas angin di atap hunian bisa juga digunakan.

4. Ubah kipas angin jadi AC
Caranya? Tempatkan sewadah bongkahan es atau botol air dingin di depan kipas angin.

5. Temukan sumber panas
Cara lain yang harus ditempuh selain mendinginkan hunian ialah menemukan biang keladi yang membuat hunian Anda gerah. Biasanya alat-alat rumah tangga bisa mengeluarkan panas berlebihan yang membuat suhu ruang meningkat tanpa kita sadari. Jika Anda keluar, matikan semua peralatan listrik untuk mencegah pemborosan dan pengeluaran panas terus menerus dari alat bertenaga listrik yang tidak sedang digunakan. Jika Anda menghabiskan waktu lebih banyak di rumah, cobalah gunakan peralatan yang menghasilkan panas hanya saat udara/ cuaca tidak sedang panas-panasnya.

6. Bohlam listrik
Ganti bohlam biasa yang konvensional dengan bohlam fluorescent yang lebih rendah temperaturnya saat digunakan. Matikan lampu saat tidak digunakan.

7. Kelembaban
Kelembaban membuat hunian terasa lebih panas dan pengap. Cucilah pakaian dan kain kotor di fajar atau malam hari saja. Jika kamar mandi, ruang cuci pakaian atau dapur memiliki ventilasi, bukalah ventilasi. Berinvestasilah dengan membeli alat pengurang kelembaban

8. Sekatlah loteng
Sebuah loteng yang disekat dengan baik terutama saat ventilasi loteng digunakan, ialah salah satu cara terbaik untuk mengusir udara panas dari hunian.

9. Penataan lansekap
Saat Anda menata lansekap hunian, perhatikan juga pepohonan di sekitar hunian. Jangan tebang pohon yang sudah ada kecuali jika memang sangat terpaksa. Tanam pohon-pohon yang kokoh (berakar tunggang), tanaman menjalar yang menyejukkan dinding luar rumah. Hindari penggunaan bebatuan yang bisa menyerap panas, seperti semen dan aspal, yang terlalu dekat dengan hunian.

10. Buat kolam
Unsur air dalam hunian selain menambah estetika, juga bisa digunakan untuk memberi kesan sejuk. Akan lebih baik jika di sekitar kolam ditanami tetumbuhan dan rumput yang bisa menyerap panas.

Nuansa Oriental Pada Kamar Mandi




Kamar mandi merupakan salah satu ruang inti sebuah rumah. Tanpa kamar mandi, rumah bisa dikatakan belum mempunyai ruang yang lengkap. Bagi Anda yang berminat merenovasi atau tengah bingung memilih desain interior untuk kamar mandi, gaya oriental bisa menjadi pilihan tepat.
Beberapa orang, mulai dari kalangan biasa sampai dengan public figure, memiliki kegiatan tambahan bila sedang berada di dalam kamar mandi. Ada yang bersantai ria sambil membaca buku, surat kabar atau majalah, ada juga yang relaksasi dengan cara berendam air hangat beraromaterapik di bathtub dan ada pula yang mengecek penampilan atau mempercantik diri dengan luluran. Semua itu akan terasa lebih menyenangkan dengan dukungan interior kamar mandi yang tak hanya nyaman tapi juga sedap dipandang.
Dari sekian banyak style interior kamar mandi, gaya oriental bisa menjadi pilihan tepat jika Anda ingin mengganti nuansa atau membuat kamar mandi baru. Aura "hijau" (green life) berkesan alami yang mewarnai interior ala oriental bisa membuat Anda dijamin merasa lebih nyaman dalam melakukan rutinitas harian di dalam kamar mandi.
Seperti kebanyakan interior tradisional ala China, Jepang serta Korea yang sarat akan unsur kayu atau bambu, interior kamar mandi bergaya oriental tersebut pun bisa juga memakai sentuhan kayu di dalamnya. Anda bisa memakai kayu untuk membuat meja wastafel, bak mandi ataupun bathtub. Sebagai penghias lantai, batu-batu kerikil kecil bisa menjadi alternatif yang bisa membuat situasi kamar mandi terlihat lebih natural. Pot-pot tanaman hias dapat diletakkan di sudut ruang kamar mandi untuk menambah nuansa alami.
Sebelum memutuskan untuk menggunakan kayu sebagai bahan dari furnitur kamar mandi, Anda tentunya harus terlebih dahulu menentukan konsep kamar mandi, apakah ingin kamar mandi basah atau kering. Jika memilih konsep kamar mandi basah, perlu diperhatikan adalah jenis kayu yang digunakan. Sebagai area yang berhubungan dengan air, kayu yang dipakai sebaiknya kayu komposit berkandungan fiber agar tahan terhadap genangan air sekalipun. Meski kayu itu relatif mahal harganya namun untuk harga sebuah kenyamanan, bisa dibilang sepadan.
Kalau Anda masih ingin memasukkan unsur kayu dalam desain interior kamar mandi tapi budget terbatas, gunakan saja keramik bermotif kayu yang kini sedang trendi dan banyak ditawarkan para produsen keramik berkualitas. Selain lebih terjangkau dari sudut biaya, tampilannya pun lebih menarik dengan perawatan yang juga jauh lebih mudah.